R.A. Kartini atau bisa dikenal Raden Ajeng Kartini. Lahir pada tanggal 21 april 1897 dikota Jepara. Hari kelahirannya itu kemudian diperingati sebagai Hari Kartini untuk menghormati jasa-jasanya pada bangsa Indonesia.
Kartini lahir di tengah-tengah keluarga bangsawan oleh sebab itu ia memperoleh gelar R.A (Raden Ajeng) di depan namanya, gelar itu sendiri (Raden Ajeng) dipergunakan oleh Kartini sebelum ia menikah, jika sudah menikah maka gelar kebangsawanan yang dipergunakan adalah R.A (Raden Ayu) menurut tradisi Jawa
Kartini kecil di ELS (Europese Lagere School). Disinilah Kartini kemudian belajar Bahasa Belanda dan bersekolah disana hingga ia berusia 12 tahun sebab ketika itu menurut kebiasaan ketika itu, anak perempuan harus tinggal dirumah untuk 'dipingit'.
Ketertarikannya dalam membaca kemudian membuat beliau memiliki pengetahuan yang cukup luas soal ilmu pengetahuan dan kebudayaan, R.A. itu sebabnya ia ingin sekali membangun sekolah untuk perempuan indonesia agar dapat pengetahuan yang lebih.
Teman wanita Belanda nya Rosa Abendanon, dan Estelle "Stella" Zeehandelaar juga mendukung pemikiran-pemikiran yang diungkapkan oleh R.A Kartini.
Saat R.A Kartini berusia sekitar 24 tahun, ia dinikahkan dengan K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat yang merupakan seorang bangsawan.
Tak lama setelah itu ia melahirkan seorang anak bernama Soesalit Djojoadhiningrat yang lahir pada tanggal 13 September 1904, tapi sayang beberapa hari setelah itu, Kartini menghembuskan nafas terakhirnya.
Berkat perjuangannya kemudian tahun 1912 didirikan sekolah kartini yang berada di Semarang dan meluas ke kota lainnya. Sekolah tersebut dinamai "Sekolah Kartini" untuk menghormati jasa jasanya
Janganlah kita melupakan jasa jasanya karna bila tak ada dia wanita indonesia hanya dipandang sebelah mata.

Komentar
Posting Komentar